Apa bedanya robohnya gedung pesantren dengan kebakaran gedung terra drone
Pada Selasa 9 Desember 2025 sebuah gedung bertingkat milik Terra Drone di Jakarta terbakar api. Kebakaran ini menyebabkan 22 orang meninggal dunia. Penyebab kebakaran diduga karena jatuhnya baterai lithium-ion yang rusak dan menimbulkan percikan api. Percikan itu menyambar baterai lainnya yang berdekatan, dalam sekejap api membesar dan membakar gudang penyimpanan. Tak lama kemudian api membakar seluruh gedung dan menyebabkan banyak korban meninggal. Hasil otopsi menunjukkan kalo kebanyakan korban bukan karena terbakar tapi karena menghirup udara karbon monoksida hasil kebakaran. Tak lama kemudian pada 11 Desember 2025 atau berselang 2 hari kemudian, kepolisian menetapkan direktur PT Terra Drone Indonesia Michael Wisnu Wardhana sebagai tersangka. Alasannya karena sebagai direktur perusahaan ia tahu persis bahwa baterai lithium-ion sebagai sumber baterai drone itu rentan bahaya tapi tidak menerapkan SOP sebagaimana mestinya. Kita beralih ke beberapa waktu sebelumnya. Pada 29 S...